
Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia akan menyelenggarakan penandatanganan nota kesepahaman pada Senin, 4 Agustus 2025 bersama:
πΉ Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
πΉ Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang
πΉ Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Metro
Kegiatan ini dilanjutkan dengan kuliah umum secara daring yang disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, mengangkat tema:
π “Peran Strategis Alumni Fakultas Hukum sebagai Agen Transformasi dan Modernisasi Pembangunan Hukum di Peradilan Agama.”
Kegiatan ini diikuti secara daring dari Ruang Media Center Pengadilan Agama (PA) Sibolga oleh Ketua PA, Hakim Pratama, dan Panitera PA Sibolga.
π‘ Momen ini menjadi langkah penting dalam menjalin sinergi antara lembaga peradilan dan dunia akademik, serta menguatkan kontribusi alumni hukum dalam membawa perubahan di tubuh Peradilan Agama.

Pengadilan Agama (PA) Sibolga menggelar pembinaan mental pada Senin, 4 Agustus 2025 bertempat di Ruang Sidang Utama PA Sibolga. Kegiatan ini disampaikan oleh Sri Lestari, S.H., selaku Hakim Pratama PA Sibolga, dan diikuti oleh seluruh pejabat serta staf PA Sibolga.
Pembinaan ini menjadi momen penting dalam membentuk mental aparatur yang berintegritas, memperkuat semangat kerja, serta menumbuhkan budaya pelayanan prima di lingkungan peradilan agama.
π‘ Dengan semangat kebersamaan, diharapkan setiap insan PA Sibolga mampu menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pengadilan Agama (PA) Sibolga menyelenggarakan kegiatan rapat koordinasi, pembinaan, monitoring, dan evaluasi kinerja pada Senin, 4 Agustus 2025 bertempat di Ruang Sidang Utama PA Sibolga.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua PA Sibolga, serta didampingi oleh Panitera dan Sekretaris PA Sibolga, dan diikuti oleh seluruh pejabat serta staf.
π Kegiatan ini bertujuan untuk:
β
Mengevaluasi capaian kinerja
β
Mengidentifikasi hambatan pelaksanaan tugas
β
Memberikan arahan pembinaan
β
Meningkatkan sinergi dan disiplin kerja
Dengan adanya forum koordinasi ini, diharapkan seluruh aparatur PA Sibolga dapat bekerja lebih efektif, responsif, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan dengan semangat kolaboratif.

Senin, 4 Agustus 2025 – Dalam rangka menjaga stabilitas dan kenyamanan di lingkungan Pengadilan Agama Sibolga, briefing rutin untuk petugas keamanan kembali dilaksanakan pagi ini. Dalam arahan singkat namun penuh makna, para Satpam kembali diingatkan akan pentingnya profesionalisme, kewaspadaan, dan keramahan saat bertugas, terutama dalam menyambut para pihak dan masyarakat pencari keadilan.
Kegiatan briefing pagi yang berfokus pada kesiapan, tata krama pelayanan, serta antisipasi potensi gangguan keamanan di lingkungan kantor. Briefing dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Sibolga Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A. dilaksanakan di Halaman depan Pengadilan Agama Sibolga.
Untuk memastikan bahwa petugas keamanan memahami tanggung jawabnya, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua pihak yang datang ke kantor pengadilan.
Dengan penyampaian materi singkat dan diskusi ringan mengenai situasi terkini, potensi gangguan, serta cara menangani pihak yang emosi, membawa barang mencurigakan, hingga pentingnya tetap humanis dalam bertindak.

Senin, 4 Agustus 2025 – Dalam rangka memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga, briefing pagi bagi petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama Sibolga kembali dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyampaikan arahan teknis, penguatan komitmen layanan, serta antisipasi terhadap dinamika yang mungkin terjadi selama hari kerja.
Kegiatan briefing rutin bagi petugas PTSP untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi layanan sebelumnya, dan menyampaikan agenda penting hari ini. Briefing ini dipimpin oleh Hakim Chairia Meidi Rifada, S.H. dan diikuti oleh seluruh petugas PTSP di area PTSP Pengadilan Agama Sibolga
Untuk memastikan seluruh petugas siap memberikan layanan yang cepat, ramah, dan bebas dari praktik transaksional, serta meningkatkan koordinasi internal. Briefing dilakukan dengan penyampaian arahan langsung, evaluasi layanan sebelumnya, pembagian tugas, dan pengingat etika serta prinsip pelayanan publik.