
SIBOLGA – Pengadilan Agama (PA) Sibolga melaksanakan pemusnahan 161 blangko akta cerai pada Selasa, 11 November 2025, pukul 14.55 WIB di pelataran parkir kantor PA Sibolga. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari reformasi administrasi peradilan serta peralihan penuh menuju penerbitan akta cerai digital sebagaimana kebijakan terbaru yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung RI.
Pemusnahan dilaksanakan berdasarkan Surat Persetujuan dari Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 15947/SEK/PL1.2.3/X/2025 tanggal 23 Oktober 2025. Seluruh blangko dimusnahkan dengan metode pembakaran, disaksikan oleh pejabat internal dan unsur pimpinan sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan ketertiban pengelolaan dokumen negara.

Langkah pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari implementasi penuh digitalisasi pelayanan, sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor 932/DJA/SK.TI1.3.3/VII/2025 tanggal 1 Juli 2025, serta Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Penerbitan Salinan Putusan dan Akta Cerai Secara Elektronik di lingkungan Peradilan Agama.
Dalam sambutannya, Ketua PA Sibolga, Dr. Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A., menyampaikan bahwa pemusnahan ini bukan hanya formalitas administrasi, tetapi merupakan simbol komitmen PA Sibolga terhadap integritas, modernisasi, dan keamanan layanan publik.
“Transformasi digital harus diikuti dengan pengelolaan dokumen yang tertib. Pemusnahan ini mengamankan potensi penyalahgunaan dan menunjukkan bahwa PA Sibolga siap melaksanakan layanan akta cerai secara elektronik secara penuh, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga integritas lembaga melalui pengelolaan arsip yang tepat sesuai regulasi. Proses pemusnahan diawali verifikasi jumlah blangko, pencatatan berita acara, hingga pembakaran fisik dokumen.
Pimpinan dan seluruh jajaran PA Sibolga berharap langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat upaya digitalisasi layanan yang efisien dan ramah pengguna, tanpa mengurangi aspek keamanan hukum.

Sibolga | pa-sibolga.go.id
Ketua Pengadilan Agama Sibolga, Dr. Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A., kembali menggelorakan semangat integritas dalam briefing pagi yang digelar pada Selasa, 11 November 2025. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa menjaga integritas dan etika profesi bukan hanya kewajiban formal, tetapi merupakan identitas moral setiap aparatur peradilan.
Mengawali arahannya, Dr. Azhar mengungkapkan adanya fluktuasi angka pelanggaran disiplin aparatur yang terjadi di beberapa wilayah peradilan. Menurutnya, hal ini harus menjadi sinyal penting untuk instansi manapun, termasuk Pengadilan Agama Sibolga, agar terus memperkuat kepatuhan, profesionalisme, dan komitmen etika.
“Integritas adalah napas dari profesi kita. Etika bukan sekadar aturan tertulis, tetapi karakter yang membentuk kepercayaan publik. Fluktuasi pelanggaran disiplin harus menjadi cermin introspeksi, bukan alasan untuk lengah,” tegas beliau di hadapan seluruh aparatur PA Sibolga.

Ketua PA Sibolga juga mengingatkan bahwa setiap aparatur adalah representasi lembaga di mata masyarakat. Maka, tutur kata, sikap, cara menangani pelayanan, hingga ketepatan waktu bekerja menjadi indikator langsung yang dinilai publik—bahkan tanpa survei sekalipun.
Beliau menekankan perlunya membangun budaya kerja yang kolaboratif, saling mengingatkan, dan saling menjaga, sehingga pengawasan internal tidak hanya bergantung pada atasan, tetapi menjadi budaya bersama.
“Ketika integritas kuat, etika terjaga, dan disiplin konsisten, barulah pelayanan kita memiliki nilai. Kepercayaan publik tidak dibangun dengan kata-kata, tetapi dengan perilaku,” ujar Dr. Azhar.
Briefing pagi ditutup dengan pesan penguatan untuk terus meningkatkan kedisiplinan, menjaga marwah peradilan, serta membangun lingkungan kerja yang sehat dan profesional.

Sibolga — Pengadilan Agama (PA) Sibolga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesejahteraan aparatur peradilan. Pada Selasa, 11 November 2025, para hakim PA Sibolga mengikuti secara daring kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IKAHI dan PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, yang disiarkan langsung dari Menara 2 BTN, Jakarta Selatan, melalui Zoom Meeting sesuai undangan resmi IKAHI Pusat.
Kegiatan berskala nasional ini menjadi momen penting bagi seluruh hakim di Indonesia. Melalui MoU tersebut, IKAHI dan BTN memperkenalkan program “Kepemilikan Hunian–Graha Hakim”, sebuah terobosan yang memberikan kesempatan bagi hakim untuk memiliki rumah dengan fasilitas pembiayaan yang lebih mudah, ringan, dan kompetitif.

Acara resmi dimulai pukul 09.00 WIB dengan registrasi peserta, disusul pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars BTN dan Mars IKAHI, serta doa bersama. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi sambutan yang menghadirkan Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, dan Ketua Umum PP IKAHI, Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum, yang menekankan pentingnya penyediaan hunian layak sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan hakim di seluruh Indonesia.
Puncak kegiatan adalah signing ceremony MoU IKAHI–BTN, dilanjutkan penyerahan cendera mata, foto bersama, dan sesi talkshow “Program Kepemilikan Hunian Hakim” yang membahas detail fasilitas program, termasuk bunga kredit khusus, kemudahan administrasi, pembebasan sejumlah biaya, serta tenor yang fleksibel.
Hakim PA Sibolga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh atensi, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan dan penguatan stabilitas personal hakim dalam menjalankan tugas peradilan.
Melalui kerja sama ini, IKAHI berharap seluruh hakim dapat menikmati fasilitas hunian yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau, sejalan dengan visi “Mewujudkan Graha Hakim”.

Seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibolga melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Sibolga, Dr. Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat di halaman Kantor Pengadilan Agama Sibolga dan diikuti oleh seluruh aparatur, baik pejabat struktural maupun fungsional. dan diikuti oleh seluruh aparatur, baik pejabat struktural maupun fungsional. pada Senin, 10 November 2025.

Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Sibolga menyampaikan bahwa semangat perjuangan para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur untuk terus bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Sibolga, Jumat (7 November 2025) – Pengadilan Agama (PA) Sibolga melaksanakan apel Jumat sore rutin pada 7 November 2025 bertempat di halaman kantor PA Sibolga. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur peradilan, mulai dari hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga tenaga PPPK. Bertindak sebagai pembina apel yakni Ketua PA Sibolga, Dr. Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A.
Dalam amanatnya, Ketua PA Sibolga menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi. Menurut beliau, sikap tersebut merupakan bagian dari nilai integritas dan pengabdian yang harus melekat dalam diri setiap aparatur peradilan.

“Setiap tugas yang kita jalankan bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik oleh pimpinan, masyarakat, maupun oleh Allah SWT. Karena itu, mari kita bekerja dengan hati, dengan penuh kesungguhan, dan dengan semangat ibadah,” ujar beliau.
Beliau kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Mulk ayat 2:
“(Allah) yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.”
Ayat ini, jelas beliau, mengingatkan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ikhlas dan tanggung jawab akan menjadi nilai amal terbaik di sisi Allah SWT.
Ketua PA Sibolga juga mengajak seluruh aparatur untuk menanamkan semangat kerja kolektif dan profesionalisme. “Tanggung jawab dan dedikasi adalah fondasi dari kepercayaan publik. Bila kita bekerja dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, maka keberkahan akan menyertai setiap langkah,” tegasnya.
Menutup amanatnya, beliau menyampaikan kata-kata bijak yang menggugah:
“Bekerjalah seolah-olah engkau akan hidup selamanya, dan beribadahlah seolah-olah engkau akan mati esok hari.”
Apel Jumat sore ini ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas kelancaran tugas selama sepekan, sekaligus menjadi momentum introspeksi untuk terus memperkuat dedikasi dalam mewujudkan peradilan yang agung dan berintegritas.